Seberapa Penting People Development Untuk Perusahaan?

Seberapa Penting People Development Untuk Perusahaan?

Di beberapa perusahaan, masih cukup sering ditemukan situasi seperti berikut:

  • Karyawan merasa terlalu hectic bekerja hingga sulit mencari waktu untuk pelatihan dan pengembangan diri
  • Pelatihan dianggap sebagai tambahan pekerjaan yang justru menghambat aktivitas kerja
  • Perusahaan cenderung untuk membatasi pelatihan karena khawatir pekerjaan menjadi tertunda
  • Karyawan diminta belajar sendiri melalui learning by doing tanpa pelatihan yang relevan
  • Budget pelatihan dan pengembangan belum menjadi prioritas karena dianggap menambah cost perusahaan

Jika kondisi-kondisi di atas masih sering terjadi, hal tersebut bisa menjadi indikator nyata seperti yang pernah dibahas pada [3 Ciri Utama Perusahaan Yang Belum Menerapkan People Development] bahwa perusahaan tersebut belum benar-benar berfokus pada aktivitas people development. (Untuk mengetahui lebih jauh kantormu masuk kategori yang mana, coba dengerin obrolannya di [Podcast: Tipe-Tipe Perusahaan Berdasarkan Fokus Pada People Development nya]).

Padahal di tengah kebutuhan bisnis yang terus berkembang, pengembangan kompetensi karyawan bukan lagi sekadar aktivitas tambahan, melainkan aktivitas utama.

People development justru menjadi salah satu fondasi penting agar perusahaan mampu bertahan dan tumbuh secara berkelanjutan.


Kenapa People Development Masih Sering Dianggap Bukan Prioritas?

Dalam perusahaan yang belum berfokus pada people development, biasanya masih ada persepsi bahwa pelatihan dan pengembangan merupakan aktivitas tersier.

Artinya, pelatihan dianggap hanya dilakukan jika:

  • pekerjaan utama sudah selesai
  • kondisi perusahaan sedang longgar
  • sedang menghadapi masalah yang perlu segera diselesaikan
  • atau ketika memang benar-benar dibutuhkan saja

Akibatnya, fokus utama perusahaan hanya berada pada aktivitas operasional harian.

Yang penting pekerjaan selesai.
Yang penting target tercapai.
Yang penting operasional tetap berjalan.

Padahal dalam praktik bisnis, kebutuhan perusahaan akan terus berkembang.

Sementara kompetensi karyawan tidak akan berkembang secara optimal jika hanya mengandalkan rutinitas kerja yang sama setiap hari.


Apakah Learning by Doing Saja Sudah Cukup?

Learning by doing memang merupakan bagian penting dalam proses belajar kerja.

Namun jika perusahaan hanya mengandalkan learning by doing tanpa sistem pengembangan yang jelas, hal tersebut cenderung berdampak pada pertumbuhan kompetensi karyawan yang berjalan jauh lebih lambat.

Karena tidak semua kemampuan bisa berkembang hanya melalui pengalaman kerja sehari-hari.

Ada banyak kompetensi yang tetap membutuhkan:

Terutama ketika perusahaan membutuhkan:

Tanpa proses pengembangan yang jelas, karyawan biasanya hanya akan fokus menjalankan pekerjaan rutinnya saja.


Dampak Perusahaan yang Tidak Berfokus pada People Development

Ketika people development belum menjadi bagian penting dalam bisnis perusahaan, biasanya akan muncul beberapa kondisi seperti:

1. Keinginan untuk Mempelajari Hal Baru pada Karyawan Cenderung Minim

Karena perusahaan tidak membangun budaya belajar, karyawan akhirnya terbiasa bekerja secara monoton.

Fokus utamanya hanya menyelesaikan pekerjaan harian.

Bukan meningkatkan kompetensi kerja yang dimilikinya.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat membuat terjadinya career stuck pada karyawan yang membuat perusahaan lebih sulit beradaptasi terhadap perubahan bisnis.

2. Karyawan Hanya Fokus pada Daily Task

Di beberapa perusahaan, masih ada kondisi di mana karyawan hanya bekerja berdasarkan rutinitas.

Yang penting tugas selesai.

Namun mereka belum memahami:

  • kompetensi apa yang perlu dipelajari
  • apakah terdapat GAP pada kompetensi yang dimiliki
  • dan persiapan apa yang dibutuhkan untuk jenjang karir berikutnya

Akibatnya, banyak karyawan akhirnya merasa career stuck.(Kegelisahan semacam ini sering banget dirasakan banyak orang, salah satunya pernah kita bedah tuntas di [Podcast: Kerja Udah Bertahun - tahun, Kenapa Gak Promosi Juga Ya?]).

3. Kompetensi Karyawan Tidak Berkembang Secara Signifikan

Tanpa adanya:

kompetensi karyawan biasanya akan cenderung stagnan dari tahun ke tahun.

Padahal kebutuhan bisnis terus berubah dengan cepat.

Ketika perusahaan membutuhkan kemampuan baru, sering kali internal talent belum siap untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

4. Perusahaan Kesulitan Mengikuti Perkembangan Bisnis

Pada akhirnya, perusahaan membutuhkan karyawan yang:

  • kompeten
  • agile
  • dan mampu beradaptasi serta mensupport segala perubahan yang terjadi

Namun hal tersebut akan sulit dicapai jika perusahaan tidak membangun people development sejak awal.

Akibatnya, business growth perusahaan menjadi lebih sulit berkembang karena kompetensi organisasi tidak tumbuh secepat kebutuhan bisnisnya.

Dalam jangka panjang, kondisi ini tentu dapat berdampak pada:

  • performa perusahaan
  • efektivitas operasional
  • daya saing bisnis
  • hingga profit perusahaan

People Development Bukan Sekadar Training

Banyak perusahaan masih menganggap people development hanya sebatas pelatihan.

Padahal sebenarnya, jika kita membedah [Apa Sih Bedanya Training Dan Development], people development memiliki cakupan yang jauh lebih luas.

Termasuk di dalamnya:

  • pengembangan kompetensi
  • coaching dan mentoring
  • career development
  • succession planning
  • hingga persiapan talent untuk kebutuhan bisnis jangka panjang

Karena itu, people development seharusnya bukan dianggap sebagai aktivitas tambahan.

Melainkan bagian dari strategi perusahaan untuk membangun bisnis yang sustainable.


Jadi, Apakah People Development Primer, Sekunder, atau Tersier?

Pertanyaannya sekarang:

apakah people development masih dianggap sebagai aktivitas tambahan di perusahaan?

Atau justru sudah menjadi bagian penting dalam strategi pertumbuhan bisnis perusahaan?

Karena pada akhirnya, perusahaan tidak hanya bertumbuh dari sistem dan teknologi.

Tetapi juga dari kualitas orang-orang di dalamnya.

Dan perusahaan yang mampu bertumbuh secara cepat dan berkelanjutan, biasanya adalah perusahaan yang bukan hanya memiliki target bisnis yang besar, tetapi juga memiliki kesiapan kompetensi SDM yang terus berkembang mengikuti kebutuhan bisnis tersebut.

Semoga bermanfaat 😊

Komentar