Postingan

Postingan Terbaru

Perusahaan Punya Banyak Karyawan Hebat, Tapi Sulit Bekerja Sama? Tidak sedikit Business Owner yang menyampaikan tantangan serupa ketika melakukan initial meeting dengan kami sebelum menentukan project bersama Bicara HR. Menariknya, permasalahan yang disampaikan sering kali bukan karena perusahaan kekurangan karyawan yang kompeten, Justru sebaliknya. Perusahaan memiliki banyak orang hebat, tetapi masih mengalami kesulitan untuk membangun kerja sama yang efektif sebagai sebuah tim. ( Tantangan mengenai macetnya sinergi dan kolaborasi ini juga kerap terjadi di tingkat manajemen, seperti yang pernah saya bahas pada [3 Alasan Leader Perusahaan Sulit Berkolaborasi Antar Departemen] ). Beberapa kondisi perusahaan yang masih mengalami kesulitan untuk membangun kerja sama tim yang cukup sering Bicara HR temui di antaranya: Perusahaan memiliki banyak karyawan dengan kompetensi yang baik dan mampu bekerja secara individu, tetapi masih sulit bersinergi dalam tim. Perusahaan memiliki kar...
3 Cara Menjadi Leader yang Dihormati Tanpa Harus Ditakuti oleh Tim Masih cukup sering kita menemukan pandangan bahwa seorang leader harus terlihat galak, menjaga jarak dengan tim, atau selalu menjadi orang yang paling pintar agar dihormati. (Padahal, sikap galak dan temperamental yang berlebihan justru bisa menjadi toxic, seperti yang dibahas pada [ 4 Jenis Kemarahan Atasan Yang Tidak Profesional dan Tidak Perlu Diterima Tim ] ). Dalam praktiknya, tentu setiap leader memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Dan saya tidak mengatakan bahwa pendekatan tersebut salah, karena pada akhirnya setiap orang memiliki pengalaman, karakter, serta situasi organisasi yang berbeda-beda. (Meskipun gaya kepemimpinan yang terlalu kaku dan terlalu mengontrol sering kali justru memicu rasa tidak nyaman pada tim, seperti yang dibahas pada [ Podcast: Cara Menghadapi Leader Micromanage ] ). Namun menurut saya, terdapat pendekatan lain yang justru dapat membangun hubungan kerja yang lebih efektif antara...
5 Hal yang Harus Dilakukan oleh HR Ketika Kandidat Gugup Saat Interview Kerja Tidak sedikit kandidat yang memulai proses interview dengan rasa tegang, gugup, kurang percaya diri, bahkan takut memberikan jawaban yang dianggap salah. Sebagai HR Recruitment, bagaimana sebaiknya menyikapi kondisi seperti ini? Apakah langsung muncul pemikiran seperti: "Kayaknya kurang kompeten." "Sepertinya kurang persiapan." "Kalau menjawab saja sudah gugup, bagaimana nanti saat bekerja?" Jika sebagai HR Recruitment masih muncul early judgement seperti itu, dalam sudut pandang saya hal tersebut perlu menjadi area of improvement yang cukup serius (Mengasah kemampuan untuk tetap objektif sejak awal adalah salah satu pilar penting dalam [ 3 Tips Menjadi Hr Rekrutmen Yang Baik dan Kompeten ] ). Kenapa HR Tidak Boleh Melakukan Early Judgement? Selama berkarier sebagai HR, khususnya dalam proses recruitment dan interview kandidat, salah satu tantangan terbesa...