Postingan

Postingan Terbaru

3 Alasan Leader Perusahaan Sulit Berkolaborasi Antar Departemen Di beberapa perusahaan, jumlah leader level managerial mungkin sudah cukup banyak. Namun dalam praktiknya, masih sering ditemukan kondisi seperti: Leader hanya fokus pada target departemennya masing-masing Antar divisi sering mengalami missed communication Kolaborasi lintas departemen belum berjalan optimal Masing-masing tim bekerja dengan prioritas departemen Bahkan antar departemen justru saling berkompetisi, bukan saling mendukung Akibatnya, perusahaan terlihat memiliki banyak leader, tetapi belum benar-benar memiliki sinergi kerja yang kuat antar fungsi kerja. (Punya jabatan leader memang belum tentu punya jiwa kepemimpinan yang merangkul tim lain, fenomena ini pernah kita bahas di [Podcast: Leader? Tapi Kok Gak Punya Leadership? ] ) Padahal dalam operasional bisnis, target perusahaan tidak bisa dicapai hanya oleh satu departemen saja. Dibutuhkan kolaborasi, alignment, dan arah kerja yang sa...
Seberapa Penting People Development Untuk Perusahaan? Di beberapa perusahaan, masih cukup sering ditemukan situasi seperti berikut: Karyawan merasa terlalu hectic bekerja hingga sulit mencari waktu untuk pelatihan dan pengembangan diri Pelatihan dianggap sebagai tambahan pekerjaan yang justru menghambat aktivitas kerja Perusahaan cenderung untuk membatasi pelatihan karena khawatir pekerjaan menjadi tertunda Karyawan diminta belajar sendiri melalui learning by doing tanpa pelatihan yang relevan Budget pelatihan dan pengembangan belum menjadi prioritas karena dianggap menambah cost perusahaan Jika kondisi-kondisi di atas masih sering terjadi, hal tersebut bisa menjadi indikator nyata seperti yang pernah dibahas pada [3 Ciri Utama Perusahaan Yang Belum Menerapkan People Development]   bahwa perusahaan tersebut belum benar-benar berfokus pada aktivitas people development. (Untuk mengetahui lebih jauh kantormu masuk kategori yang mana, coba dengerin obrolannya di [...
Bisakah KPI Karyawan Dibuat Tanpa Job Description dan KPI Perusahaan? Di beberapa perusahaan, masih sering ditemukan kondisi seperti ini: Target dan KPI perusahaan belum ada Job Description setiap posisi kerja belum tersedia (Kondisi seperti ini pasti sangat membingungkan, buat kamu yang mungkin sedang mengalaminya, coba dengerin obrolannya di Podcast: Masuk ke Perusahaan Yang Gak Punya JobDesc? ) SOP, Work Instruction, maupun standar kerja lainnya juga belum dibuat Namun di sisi lain, perusahaan sudah mulai membuat KPI untuk setiap karyawan. Pertanyaannya: apakah implementasi seperti ini benar-benar efektif dan relevan? Dalam perspektif Bicara HR dalam fungsi HR People & Organization Development, KPI seharusnya bukan hanya sekadar angka atau formalitas penilaian kerja. Karena pada akhirnya, KPI perlu: Jelas Terukur Relevan dan dapat dikuantifikasi secara objektif Maka proses pembuatannya pun perlu memiliki landasan yang kuat. Kenapa KP...